2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 40,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 15 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Peluang usaha 2013: Sumber Modal

Red and Pink flower

Sumber Modal untuk menangkap Peluang Usaha 2013 bisa dimulai dari pentingnya memahami filosofi kewirausahaan (entrepreneurship), bahwa Modal utama untuk memulai usaha adalah melihat potensi diri sendiri. Intisari modal sesungguhnya bagi pengusaha baru adalah MENTAL untuk bersedia memulai usaha dari tingkat paling bawah.

Perlu digarisbawahi, bahwa budaya sukses secara instan dan tidak mau menjalani proses bisnis dari tingkat paling bawah, kelak akan menjadi hambatan serius dalam mengelola dan mengembangkan usaha.

Tidak dapat dipungkiri bahwa, sekecil apapun usahanya, modal uang diperlukan untuk memulai bisnis. Namun, modal uang bukan segalanya. Sikap, pengetahuan dan pengalaman kerja bisa menjadi modal berharga. Kalaupun terpaksa memerlukan modal tambahan di awal memulai usaha, carilah modal uang dari lingkungan terdekat.

Pertanyaan yang sering diajukan untuk memulai bisnis: Berapa banyak modal usaha yang harus disediakan untuk membangun bisnis ? Apabila mempunyai Tabungan di Bank, digunakan untuk Biaya Hidup atau untuk Modal Usaha ?

Tidak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut, besar kecilnya modal usaha yang diperlukan sangat relatif, karena situasi dan kondisi finansial setiap orang berbeda. Juga faktor latar belakang masing-masing individu yang berbeda (karyawan, pensiunan, ibu rumah tangga, mahasiswa, fresh graduate, dll).

Poin-poin penting tentang Modal Usaha yang perlu diperhatikan :

  • Memulai usaha dari tingkat paling bawah, yang relatif tidak banyak memerlukan modal uang. Dan ketika mengalami hambatan atau kegagalan usaha, dapat segera bangkit lagi dengan suntikan modal baru yang masih anda miliki.
  • Dianjurkan tidak menggunakan seluruh Tabungan untuk memulai usaha, karena anda harus mempunyai Cadangan dana untuk menopang pengeluaran rutin bulanan anda selama beberapa bulan. Perlu dipahami, memulai usaha tidak bisa langsung melejit di bulan pertama seperti yang anda bayangkan sebelumnya. Asumsikan, bahwa usaha yang anda rintis baru bisa menghasilkan dalam waktu enam bulan sampai satu tahun.
  • Fokuskan dana modal usaha yang sudah dialokasikan untuk pendanaan usaha yang produktif dan segera menghasilkan arus kas positif (misal : pembelian barang dagangan), agar kesinambungan dan pertumbuhan usaha dapat terjaga dengan baik.
  • Di awal usaha, hindari penggunaan dana modal untuk hal-hal yang kurang penting, misalnya mendandani fisik toko atau kios secara berlebihan, sehingga menguras dana modal usaha.
  • Begitu pula dalam merekrut karyawan yang diperlukan di awal usaha, utamakan untuk merekrut karyawan yang menopang Penjualan (Marketing) dan Operasional (Produksi). Sedangkan untuk Administrasi dan Keuangan dapat anda kerjakan sendiri.

Salah satu pilihan untuk mengatasi modal usaha adalah menggandeng mitra usaha. Tawarkan peluang usaha yang ingin anda rintis tersebut kepada lingkungan internal anda, misalkan keluarga atau teman akrab, yang relatif sudah mengenal anda dengan baik. Mereka bisa menjadi mitra aktif atau hanya sebagai mitra pasif (sleeping partner, mitra yang hanya berpartisipasi berwujud modal : uang, barang, tempat usaha, dll)

CARA MULAI BISNIS | TIPS BISNIS | MENTORING | PELUANG USAHA |